Langsung ke konten
Neurorestorasi.id

rTMS: Stimulasi Magnetik Transkranial

rTMS adalah neuromodulasi otak non-invasif dengan medan magnet untuk mendukung pemulihan fungsi saraf. Pelajari cara kerja dan keamanannya.

Ditinjau oleh dr. Nyoman Artha Megayasa, Sp.N, S.H., FNR · Diperbarui 23 Juni 2026

Apa itu rTMS

rTMS (repetitive transcranial magnetic stimulation) adalah salah satu bentuk neuromodulasi otak non-invasif yang menggunakan medan magnet untuk memengaruhi aktivitas area otak tertentu. Bersama stimulasi listrik (TES), rTMS termasuk kelompok terapi yang memodulasi aktivitas saraf tanpa pembedahan dan tanpa pembiusan, sehingga pasien tetap sadar selama sesi berlangsung. rTMS adalah cabang magnetik dari neuromodulasi.

Untuk kondisi apa

rTMS digunakan sebagai bagian dari program penanganan pada pemulihan pasca stroke serta kondisi seperti depresi yang kurang respons terhadap penanganan awal. Penggunaan disesuaikan dengan kondisi dan hasil asesmen masing-masing pasien.

Bagaimana sesi berjalan

Satu sesi umumnya berlangsung 20-40 menit. Pasien duduk, dan kumparan ditempatkan di kepala pada area yang menjadi sasaran. Banyak pasien menggambarkan sensasi ketukan ringan di kulit kepala. Jumlah sesi ditentukan berdasarkan rencana terapi yang disusun setelah pemeriksaan.

Keamanan & efek samping

rTMS termasuk prosedur dengan profil keamanan yang baik bila dilakukan sesuai indikasi dan protokol. Efek samping yang dapat muncul umumnya ringan, seperti rasa tidak nyaman di kulit kepala atau nyeri kepala sementara. rTMS tidak dianjurkan pada kondisi tertentu, sehingga kelayakan selalu dinilai melalui konsultasi.

Ringkasan bukti

rTMS termasuk modalitas neuromodulasi yang telah dipelajari secara luas dalam penelitian klinis untuk beberapa indikasi neurologis dan kejiwaan.

Bagian dari neuromodulasi non-invasif

rTMS adalah pendekatan magnetik. Untuk pendekatan listrik dengan tujuan serupa, lihat Stimulasi Listrik / TES. Pemilihan antara keduanya disesuaikan dengan kondisi dan rencana terapi Anda.

Pertanyaan Umum

Apakah prosedur rTMS terasa sakit?

Sebagian pasien menggambarkan sensasi ketukan ringan di kulit kepala selama sesi. Rasa tidak nyaman yang muncul umumnya ringan dan sementara.

Berapa sesi rTMS yang umumnya dibutuhkan?

Jumlah sesi berbeda pada tiap pasien dan ditentukan dalam rencana terapi setelah pemeriksaan, sesuai indikasi dan respons masing-masing.

Apakah rTMS aman?

rTMS memiliki profil keamanan yang baik bila dilakukan sesuai indikasi dan protokol. rTMS tidak dianjurkan pada kondisi tertentu, sehingga kelayakan selalu dinilai melalui konsultasi.

Apakah perlu rujukan untuk menjalani rTMS?

Tidak. Anda dapat membuat janji langsung melalui WhatsApp untuk konsultasi awal.

Ingin tahu apakah terapi ini sesuai untuk Anda?

Konsultasikan kondisi Anda dengan admin praktik kami.

Konsultasi via WhatsApp(membuka tab baru)
Konsultasi via WhatsApp Telepon