Apa itu rTMS
rTMS (repetitive transcranial magnetic stimulation) adalah salah satu bentuk neuromodulasi otak non-invasif yang menggunakan medan magnet untuk memengaruhi aktivitas area otak tertentu. Bersama stimulasi listrik (TES), rTMS termasuk kelompok terapi yang memodulasi aktivitas saraf tanpa pembedahan dan tanpa pembiusan — pasien tetap sadar selama sesi berlangsung. rTMS adalah cabang magnetik dari neuromodulasi.
Untuk kondisi apa
rTMS digunakan sebagai bagian dari program penanganan pada pemulihan pasca stroke serta kondisi seperti depresi yang kurang respons terhadap penanganan awal. Penggunaan disesuaikan dengan kondisi dan hasil asesmen masing-masing pasien.
Bagaimana sesi berjalan
Satu sesi umumnya berlangsung 20–40 menit. Pasien duduk, dan kumparan ditempatkan di kepala pada area yang menjadi sasaran. Banyak pasien menggambarkan sensasi ketukan ringan di kulit kepala. Jumlah sesi ditentukan berdasarkan rencana terapi yang disusun setelah pemeriksaan.
Keamanan & efek samping
rTMS termasuk prosedur dengan profil keamanan yang baik bila dilakukan sesuai indikasi dan protokol. Efek samping yang dapat muncul umumnya ringan, seperti rasa tidak nyaman di kulit kepala atau nyeri kepala sementara. rTMS tidak dianjurkan pada kondisi tertentu — kelayakan dinilai melalui konsultasi.
Ringkasan bukti
rTMS termasuk modalitas neuromodulasi yang telah dipelajari secara luas dalam penelitian klinis untuk beberapa indikasi neurologis dan kejiwaan.
Bagian dari neuromodulasi non-invasif
rTMS adalah pendekatan magnetik. Untuk pendekatan listrik dengan tujuan serupa, lihat Stimulasi Listrik / TES. Pemilihan antara keduanya disesuaikan dengan kondisi dan rencana terapi Anda.